Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, masyarakat Desa Poko Jambon, Kabupaten Ponorogo, menggelar kegiatan Ziarah Makam, Resik-Resik Gunungan Makam Kyai Abdurrohman, serta Doa Bersama. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat ini diikuti oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, pemuda, serta warga dari berbagai kalangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kerja bakti membersihkan area Gunungan Makam Kyai Abdurrohman sebagai wujud kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian tempat bersejarah yang menjadi salah satu situs religi di Desa Poko Jambon. Dengan semangat gotong royong, warga bahu-membahu membersihkan lingkungan makam agar tetap nyaman dan terawat.
Usai kegiatan resik-resik, seluruh peserta melaksanakan ziarah makam dengan mengirimkan doa kepada almarhum Kyai Abdurrohman serta para leluhur yang telah berjasa dalam menyebarkan ajaran Islam di wilayah Poko Jambon. Suasana penuh kekhusyukan terasa ketika lantunan tahlil, dzikir, dan doa dipanjatkan bersama sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga warisan sejarah dan nilai-nilai keislaman yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Selain itu, ziarah dan doa bersama juga diharapkan menjadi sarana introspeksi diri dalam menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Poko Jambon berharap keberkahan, keselamatan, serta persatuan senantiasa menyertai seluruh warga. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam gotong royong dan doa bersama diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari tradisi yang memperkuat nilai-nilai religius dan budaya di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan Ziarah Makam, Resik-Resik Gunungan Makam Kyai Abdurrohman, dan Doa Bersama ini, masyarakat Desa Poko Jambon menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan penuh rasa syukur, harapan, dan tekad untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.